Senin, 12 November 2012

Membuat Server Cadangan atau Replikasi Database Server



replikasiMungkin sebagian dari anda sudah ada yang mengenal apa itu replikasi database atau server cadangan. Demi kemanan dan kelangsungan transaksi tetap berjalan dengan aman, alangkah baiknya kita buat database atau server cadangan atau biasa disebut dengan istilah replikasi database. Ini sangat berguna dan penting sekali bagi anda yang menggantungkan transaksi secara realtime dan simultan terhadap server anda. Mungkin tidak selamanya server anda dapat berjalan dan on secara terus menerus dan bahkan mengalami kerusakan, sehingga server mesti diinstall ulang. Jika demikian maka sangat merepotkan sekali untuk anda, dan berbahayanya jika ternyata anda tidak menginstall software auto backup pada server tersebut, sehingga semua data yang ada pada server anda hilang jika kasusnya server anda mengalami kerusakan yang sangat fatal alias harus reset hardisk.
Dan sistem replikasi database ini biasanya digunakan oleh server" yang memberikan layanan web report ke pelangganya, sangat riskan sekali jika situs web report diketahui oleh hacker" yg tidak bertanggung jawab, untuk itu agar web report ini bisa diakses oleh pelanggan untuk mengetahui data transaksinya secara realtime, web report ini dipasang pada komputer slave atau client saja, karena walaupun ternyata server nya ada yang jailin alias ada yang jebol, server utama dia tetap aman, karena server yang dijebol tadi ialah server replikasi nya atau server tiruannya saja, sedangkan data di server utama masih tetap aman.
Mungkin cara replikasi database yang akan saya jelaskan ini agak sedikit repot bagi anda, karena anda harus memiliki 1 komputer lagi untuk dijadikan target bakcup an, atau minimal anda memilki hardisk external untuk dijadikan slave atau client penerima data backup. Tapi disamping itu, tentunya cara ini memiliki kelebihanya juga, disamping data yang akurat, juga hemat waktu, tanpa harus menonaktifkan sementara kegiatan transaksi server anda, alias ketika server utama anda off atau rusak, anda bisa langsung menggantinya dengan komputer slave atau client tanpa harus menunggu server uatama diinstall ulang, karena komputer slave atau client penerima data backup kini bisa anda jadikan sebagai komputer server utama sebagai ganti komputer server anda yang rusak tadi.
Sebelum saya jelaskan langkah" dalam pembuatan replikasi database, anda harus mengenal dulu beberapa bagian istilah yang akan digunakan dalam proses pembuatan replikasi ini.

  • Komputer Master / Server : adalah komputer utama anda sebagai pengelola data transaksi baik itu berupa web online, web report, software kelontong, software elektronik ataupun yang lainya. Dan semua data dari transaksi aplikasi / software anda, anda simpan masih pada server utama tersebut.
  • Komputer Slave / Client Server : adalah komputer client yang berfungsi untuk menerima atau meng copy semua data yang dijalankan di server utama, dan akan dijalankan pula semua data tersebut pada komputer slave atau client ini sesuai dengan setiap perubahan yang terjadi di komputer master atau server utama.
Artinya dari sebuah replikasi database ini ialah, tiruan atau copian data server utama pada komputer client, setiap perubahan data yang terjadi pada komputer master atau server maka data yang ada pada komputer client pun akan ikut berubah, atau ikut menyesuaikan perubahan data yang ada di server utama. Perlu saya ingatkan kembali ini hanya data tiruan saja, jangan sekali-kali anda melakukan transaksi ke database yang sama pada komputer client, karena proses replikasi database nya akan terhenti.
Seelum melakukan proses replikasi ini, hentikan semua aktifitas kegiatan transaksi server anda, dan untuk langkah" dalam pembuatan replikasi database sbb  :
1. Bukalah file my.ini pada komputer master anda, yang ada pada folder MySQL yang sudah anda install, dan untuk menemukan direktori nya kurang lebih seperti ini  C:\Program Files\MySQL\MySQL Server 5.0\my.ini , lalu anda masukan script ini pada baris paling bawah dari my.ini :
log-bin=mysql-bin
server-id=1
Simpan lalu close
2. Bukalah MySQL Console ( MySQL Command Client ) klik Start Menu --> All Program --> MySQl --> MySQL Server 5.0 --> MySQL Command Line Client . lalu ketikan perintah berikut pada mysql console tersebut .
grant replication slave on *.* to 'root'@'192.168.1.3' identified by 'password'; lalu tekan enter . // untuk ip 192.168..... silahkan sesuaikan dengan ip komputer client yang akan di jadikan target penampung backup an. kemudian ketikan lagi flush privileges; tekan enter lagi. Jika berhasil, maka akan ada bacaan query ok seperti pada contoh gambar berikut :
replik
3. Close MySQL console tadi, kemudian restart service MySQL anda, untuk cara restart nya silahkan buka control panel - Administrative Tools - Services , silahkan cari nama MySQL yang ada pada kolom paling kanan, lalu klik. Setelah di klik pada kolom sebelah kirinya akan tampil ,
Stop the service
Pause the service
Restart the service
Anda pilih Restart. Selesai direstart service tadi, anda buka kembali MySQL Console nya, lalu ketikan : show master status;  lalu tekan enter, maka akan tampil sperti contoh gmbar berikut :
log replik
data yang ditampilkan pada gambar diatas nantinya akan digunakan untuk proses koneksi komputer master ke komputer slave. Sekarang kita lakukan seting pada komputer slave atau client :
4. Bukalah file my.ini pada komputer slave, dan untuk posisi direktori nya kurang lebih sama persis seperti yang ada pada komputer master, lalu masukan script berikut pada baris paling bawah file my.ini :
server-id=2
master-host=192.168.1.3 # sesuaikan dengan ip komputer master anda
master-port=3306
master-user=root
master-password=250099 # password yg dibuat pertama kali saat grant pada komputer master.
master-connect-retry=60
relay-log=mysql-bin
Simpan lalu close. Sekarang anda copy / backup semua data yang ada pada komputer master, tentunya data" yang ingin anda gunakan untuk replikasi database saja, alias tdk harus semua data dari database yg ada pada komputer server. Lalu anda import data yang dibackup tadi ke database komputer slave. Data yang diexport dari database server utama harus sama persis dengan data yang akan diimport pada komputer client.
Setelah proses pengcopian data dari komputer master ke komputer slave berhasil dilakukan, sekarang anda buka MySQL Console pada komputer slave lalu ketikan perintah ini : stop slave; tekan enter , lalu ketikan kembali perintah berikut :
change master to //tekan enter
master_host='192.168.1.3', // Sesuaikan dengan ip komputer master anda // tekan enter
master_user='root', // tekan enter
master_password='250099', // tekan enter
master_log_file='mysql-bin.000002', // data yg didpt pada komputer master, lihat pada cntoh gmbr diatas. // tekan enter
master_log_pos=641; // perhatikan yg terakhir ini tidak ada kutip maupun koma // tekan enter.
Jika berhasil maka akan ada bacaan query ok ( tanda // diatas jangn dikut sertakan pada penulisan perintah di MySQL Console ). Terakhir ketikan perintah ini masih pada MySQL Console : start slave; tekan enter.
Sampai tahap ini proses pembuatan replikasi database atau server cadangan telah berhasil kita buat, dan setiap kali ada perubahan data pada komputer server, maka secara otomatis data pada komputer client pun akan ikut berubah mengikuti perubahan servernya, untuk membuktikanya, silahkan anda lakukan perubahan data pada komputer master anda, dan anda lihat hasilnya pada data yang ada di komputer client, jika cara" diatas berhasil anda implementasikan dengan benar, maka data di komputer client pun akan ikut berubah sesuai dengan perubahan data induk nya atau data server utama.
Namun ada beberapa hal yang harus anda perhatikan pada sistem replikasi ini, agar data server utama dan server client anda tetap valid dan akurat.
- jaringan antara server dan client harus tetap terhubung
- ketika menyalakan komputer, sebaiknya dahulukan komputer client terlebih dahulu, barulah nyalakan komputer utama
- ketika mematikan komputer, sebaiknya dahulukan komputer utama barulah matikan komputer client ( kebalikan pada saat menyalakan ).
- jangan pernah melakukan perubahan data pada komputer slave, selama komputer master anda gunakan sebagai induk untuk menampung data, perubahan data di client tidak akan mempengaruhi perubahan data server induknya, jika anda melakukanya, anda harus mengulang proses replikasi ini dari awal. Lain lagi jika anda melakukan perubahan pada server utama, itu tidak masalah.
- jika server client tiba" mati, silahkan cek data di server utama dan cocokan dengan data server client, apakah sudah ada perubahan data atau belum, jika sedikit saja data diserver utama berubah, maka anda harus mengulangi proses replikasi ini dari awal, namun jika masih belum ada perubahan data diserver utama, segera matikan juga server utama anda, lalu nyalakan kembali keduanya, ini agar data tetap valid dan akurat.
- jika server utama tiba" mati, anda tidak perlu khawatir, selama tidak ada kegiatan transaki di komputer utama, data di komputer client anda akan tetap sama dengan komputer utama.
Saya juga pernah mengalami beberapa hal yang pernah saya utarakan diatas, sehingga harus berkali-kali dan mengulang untuk proses pembuatan replikasi database ini.
Demikian tutorial kali ini gan, moga bermanfaat. Jika masih ada yg ingin ditanyakan monggo pada form komentar dibawah.

0 komentar:

Poskan Komentar

Tentang Bisnis saya

Jaket Online

memproduksi dan menjual Jaket hip hop Fashion Distro Cowok , yang
lagi TREND dengan kualitas BAGUS dan harga
yang MURAH. Jaket ini saya produksi sendiri dan saya desain
mengikuti perkembangan mode
yang ada. saya melayani penjualan
Jaket secara Eceran .
Jika anda ingin Membelinya bisa di pesan secara langsung

Form Pembelian